Header Ads

MWC NU Pantar Barat Berhasil Pantau Hilal Safar 1448 H di Desa Bagang

Baranusa (NU Alor) – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Pantar Barat mencatatkan keberhasilan dalam merukyat hilal penentu awal bulan Safar 1448 Hijriah. Keberhasilan pengamatan bulan sabit baru ini dicapai dalam kegiatan rukyatul hilal yang dipusatkan di Desa Bagang, Kecamatan Pantar Tengah, Kabupaten Alor, pada petang hari Rabu (15/07/2026).

Berdasarkan jalannya pemantauan di lokasi, kemunculan hilal mulai teramati dengan meyakinkan tepat pada pukul 18.01 WITA, tak lama setelah matahari terbenam di ufuk barat. Tim perukyat dari MWC NU Pantar Barat memastikan keberadaan hilal tersebut melalui dua metode pemantauan sekaligus, yakni menggunakan bantuan alat optik berupa teleskop serta secara visual atau kasat mata.

Hilal awal Safar 1448 H
Koordinator Rukyatul Hilal, Burhanudin Bay, mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran observasi di titik pengamatan Desa Bagang tersebut. Ia menilai, kondisi langit yang cerah sangat mendukung visibilitas tim dalam mengidentifikasi pergantian bulan hijriah ini. "Alhamdulillah, berkat ketelitian tim di lapangan dan faktor cuaca yang bersahabat, hilal Safar berhasil kami lihat secara jelas, baik melalui lensa teleskop maupun dengan mata telanjang," ungkapnya.

Sebagai tindak lanjut dari keberhasilan pengamatan ini, tim perukyat langsung mendokumentasikan data teknis dan menyusun laporan tertulis. Temuan hilal dari pesisir Kabupaten Alor tersebut kemudian dilaporkan secara resmi ke pusat, yakni kepada Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) di Jakarta untuk diproses lebih lanjut.

Laporan dari MWC NU Pantar Barat ini akan diintegrasikan dengan data rukyatul hilal dari berbagai titik pengamatan lain di seluruh Indonesia. Proses rekapitulasi nasional oleh Lembaga Falakiyah PBNU tersebut menjadi landasan krusial dalam penetapan atau ikhbar resmi mengenai permulaan tanggal 1 Safar 1448 H bagi seluruh umat Islam.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.